Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger 17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi

EKONOMI dan BISNIS

PUBLIK UMUMNYA OPTIMISTIS DENGAN PROSPEK EKONOMI

badge-check

SIARAN PERS 8
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 19 Oktober 2021

Pada umumnya, masyarakat Indonesia memiliki pandangan yang optimistis tentang prospek ekonomi rumah tangga dan nasional. Demikian hasil survei opini publik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) SMRC bertajuk ‘Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi’ yang dirilis secara online di Jakarta pada 19 Oktober 2021.

Survei opini publik ini digelar pada 15 – 21 September 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Sampel sebanyak 1220 responden dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Hasil survei yang dipresentasikan Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, menunjukkan bahwa meskipun publik umumnya masih sedikit yang menilai kondisi ekonomi rumah tangga dan nasional sekarang baik, tapi umumnya optimistis dengan kondisi ekonomi tahun depan. Yang menyatakan ekonomi rumah tangga tahun depan lebih baik sebanyak 65,6 persen. Sementara yang menilai ekonomi nasional akan lebih baik tahun depan sebanyak 59,4 persen.

“Optimisme dengan prospek elonomi rumah tangga naik dari 52 persen pada Oktober 2020 menjadi 65,6 persen pada survei September 2021. Sementara yang optimistis dengan ekonomi nasional naik dari 49,7 persen pada Oktober 2020 menjadi 59,4 persen pada september 2021,” kata Abbas.

Abbas mengingatkan walaupun ada peningkatan optimisme publik, namun optimisme ini belum pulih ke masa sebelum pandemi di mana yang optimistis dengan ekonomi rumah tangga pada survei April 2019 sebanyak 72,4 persen dan ekonomi nasional 66 persen.

—AKHIR SIARAN PERS—

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Inflasi Turun Secara Tahunan Tapi Naik Secara Bulanan, PSI: Efisienkan Ekonomi dengan Membangun Infrastruktur

3 July 2023 - 18:23 WITA

OJK Diminta Segera Jelaskan Duduk Soal Kredit Macet di Bank Mayapada, PSI: Jangan Sampai Terulang Skandal Bank Century

23 June 2023 - 22:31 WITA

PSI Yakin dengan Pasar Keuangan Indonesia di Tengah Ancaman Gagal Bayar Utang AS

23 May 2023 - 19:58 WITA

Trending EKONOMI dan BISNIS