Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi WARGA JEMAAT BUKAN KUMPULAN PARA FANS (I Korintus 3:1–8)

PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM

LMND Tuntut KPK Panggil dan Periksa Erick Tohir dan Luhut Binsar Panjaitan

badge-check


					LMND Tuntut KPK Panggil dan Periksa Erick Tohir dan Luhut Binsar Panjaitan Perbesar

Jakarta-Taklale.Com, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi itu menyusul adanya dugaan kasus Polymerase Chain Reaction (PCR). PCR yang melibatkan 2 Menteri di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)

Aksi yang di gelar hari ini di maksud untuk menuntut KPK segera melakukan pemanggilan terhadap Erick Thohir Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Luhut Binsar Panjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menvis) atas dugaan keterlibatan dalam bisnis PCR.

“Hari ini kita gelar aksi serentak, di berbagai daerah, aksi tersebut bermaksud untuk memberikan dukungan sekaligus tekanan terhadap KPK untuk bersikap tegas menyikapi dugaan keterlibat 2 Menteri di kabinet Jokowi,” ujar Samsudin Saman Kordinator Aksi, Rabu ( 9 November 2021).

Samsudin menyatakan bahwa kasus bisnis PCR yang melibatkan 2 Menteri kabinet Jokowi berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, bisnis pejabat tersebut jelas sudah mengorbankan banyak nyawa, karena kepentingan bisnis tersebut menyebabkan tarik ulur kebijakan penanganan Covid-19.

“Covid-19 telah mengisolasi kehidupan masyarakat dalam waktu yang lama, dan penderitaan luar biasa sudah kita alami dalam waktu yang lama, tapi masih ada Menteri yang tega mencari untung di saat yang kritis, di saat masyarakat panik akibat covid-19,” Jelas Samsudin.

Menurut Samsudin Korlap Aksi yang juga Wakil Ketua Umum LMND, keadaan tersebut harus di jadikan momentum untuk mempersatukan diri, di saat menteri-menteri sibuk berbisnis rakyat harus bersatu untuk melawan, sebab hanya dengan bersatu kita bisa melawan kerakusan penguasa.

“Hari ini di saat yang berkuasa tidak bisa mendengarkan dengan baik, dan tidak merasakan penderitaan rakyat, hanya kepedulian kita Mahasiswalah yang bisa menyelamatkan bangsa ini dari kerakusan segelintir orang yang berkuasa,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Bupati Rote Ndao Terima Paparan TBUPP, Hadiri Panen Sorgum hingga Bahas Pendidikan Bersama Mitra Strategis

11 June 2026 - 23:53 WITA

Festival Keluarga Malole Dorong Peran Orang Tua dalam Membangun Generasi Berkualitas di Rote Ndao

9 June 2026 - 22:56 WITA

PERNYATAAN SIKAP PGI ATAS PEMBUBARAN KEGIATAN PERKEMAHAN ANAK DAN REMAJA JMAI DI TAWANGMANGU, JAWA TENGAH

9 June 2026 - 21:42 WITA

Trending PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM