Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

LINGKUNGAN dan KEBENCANAAN

Program Siap Siaga Bantuan Australia Sasar 4 Kelurahan Wisata di Kota Kupang

badge-check

Taklale.Com-Kupang, Empat kelurahan wisata di Kota Kupang menjadi sasaran program Siap Siaga, bantuan pemerintah Australia. Empat kelurahan dimaksud antara lain Kelurahan Lai Lai Besi Kopan (LLBK), Kelurahan Kelapa Lima, Kelurahan Oesapa Barat dan Kelurahan Lasiana. Informasi tersebut disampaikan Direktur Yayasan Pengembangan Inisiatif dan Advokasi Rakyat (PIAR) NTT, Ir. Sarah Lery Mboeik, saat menemui Wakil Wali Kota (Wawali) Kupang, dr. Hermanus Man, di ruang kerja Wawali, Senin (7/3). Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pendiri PIAR NTT, Ana Djukana dan aktivis PIAR, Zevan Aome.

Dalam pertemuan tersebut Sarah menjelaskan, Program SIAP SIAGA yang merupakan Kemitraan Australia dengan Indonesia itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat dan pemulihan dari bencana di Indonesia, serta memperkuat kerja sama Australia dan Indonesia di bidang kemanusiaan di kawasan Indo-Pasifik.

Program yang didanai oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) dan dikelola oleh Palladium International Pty Ltd itu bekerja sama dengan BNPB, Kementerian Bappenas, Kemendagri, Kemensos, Kemlu, pemerintah provinsi/kabupaten/kota, serta masyarakat sipil Indonesia.

Mantan Anggota DPD RI itu menambahkan, untuk wilayah NTT, program ini mengusung tema Penanggulangan Dampak Covid-19 Melalui Revitalisasi Desa/Kelurahan Wisata Inklusi di Propinsi NTT, khususnya di Kota Kupang, Kabupaten Rote-Ndao, Kabupaten Kupang dan Sumba Timur. PIAR-NTT adalah salah satu mitra lokal dari Swara Parangpuan untuk 8 kelurahan dan desa di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao.

Program ini akan dilaksanakan selama 9 bulan sejak Februari 2022 hingga Oktober 2022. Penanggulangan dampak covid-19 melalui revitalisasi desa/kelurahan wisata inklusi di Propinsi NTT ini ditandai dengan peningkatan partisipasi masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, UMKM, aktor pariwisata lokal di 4 kelurahan wisata dalam penanganan dan pencegahan Covid19 serta meningkatnya pendapatan kelompok UMKM, pengelola wisata dan masyarakat di sekitarnya.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menyambut baik pelaksanaan program Siapa Siaga tersebut. Menurutnya program ini sejalan dengan upaya Pemkot Kupang selama ini dalam upaya penanganan covid 19 serta pemulihan ekonomi selama pandemi covid 19. Wawali juga memastikan akan mendorong para camat, perangkat daerah terkait dan lurah serta mitra lainnya untuk berpartisipasi aktif bersama PIAR baik dalam kegiatan sosialisasi, pelatihan di tingkat kelurahan.

Wawali juga berpesan kepada PIAR sebagai mitra dalam program ini untuk melibatkan lima unsur dalam pentaheliks demi mensukseskan program ini. “Selain pemerintah, para pelaku usaha, akademisi, komunitas atau organisasi sosial kemasyarakatan serta media juga perlu diikutsertakan,” pungkasnya (sumber : SIARAN PERS PEMERINTAH KOTA KUPANG, Selasa, 8 Maret 2022)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketika Sirine Berbunyi di Kampung Tou Ndao: Warga Belajar Bertindak Cepat Hadapi Cuaca Ekstrem

17 October 2025 - 20:11 WITA

Trending Post LINGKUNGAN dan KEBENCANAAN