Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger 17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

Surat untuk Tim Sukses

badge-check


					Surat untuk Tim Sukses Perbesar

oleh: Dominggus Elcid Li

Tahun 2024 sudah dekat. Tim sukses yang bekerja semakin aktif. Serangan dan tangkisan beterbangan di berbagai media. Muslihat dan siasat dipakai. Setiap calon pemenang butuh narasi. Butuh korban. Butuh darah. Logistik disiapkan. Hangus saudara, bukan urusan. Iming-iming jabatan membuat nafas semakin cepat untuk membunuh.

Sering yang lugu dan tak paham yang terjerat dalam perang kata-kata bengis. Tim sukses, bisakah kali ini untuk 2024 kalian sedikit berbeda. Bisakah air liur bau amis darah itu dibersihkan dengan embun doa pagi sebelum fajar membuka kelopak matamu. Agar tanah nyiur melambai ini bisa tersenyum. Agar negeri pantai pasir putih ini tidak menjadi merah darah karena sesuatu yang juga tak kau mengerti.

Bisakah kau sejenak berdiam, dan tak usah bermimpi menjadi pejabat atau komisaris, atau berumah megah, dianggap terpandang agar kata-kata sederhana masih mampu kau dengar dengan biasa dan bukan sebagai serangan. Bisakah kali ini saja, kau tak pikirkan posisimu dalam berkata-kata dengan kebenaran yang penuh dan hitam agar tak melukai saudaramu. Bisa kah kali ini dendam itu kalian buang. Bisakah kali ini saja dinding dan jarimu menuliskan cinta, dan bukan dendam kesumat. Bisakah kali ini saja kau lihat sinar mata saudaramu tanpa menghitamkan kedua bola matanya.

Bisakah kali ini saja kau tendang bola dengan tepat ke gawang untuk mencapai kemenangan tanpa harus membakar seluruh stadion dan anak-anaknya. Bisakah kali ini saja kalian bertarung di atas air mancur sendirian, tanpa harus membawa korban. Jika setiap kata adalah ilusi. Sukses dan kematian bisa bertukar tempat kapan pun.

Kupang, 10/10/2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole

25 June 2026 - 12:01 WITA

GMIT Berduka, Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta Tutup Usia Setelah Hampir 30 Tahun Mengabdi

12 June 2026 - 15:36 WITA

Peraturan Dua Menteri Soal Pendirian Rumah Ibadah Harus Dibatalkan dan Diganti Perpres yang Menjamin Kebebasan Beribadah dan Memfasilitasi Pendirian Rumah Ibadah

2 June 2026 - 14:57 WITA

Trending TAKLALE KLIPING dan REPORTASE