Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger 17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

SMRC: GANJAR MASIH UNGGUL, ANIES MULAI MENGGESER PRABOWO

badge-check


					SMRC: GANJAR MASIH UNGGUL, ANIES MULAI MENGGESER PRABOWO Perbesar

Siaran Pers 1
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 20 Desember 2022

Dukungan publik pada Ganjar Pranowo masih unggul atas tokoh-tokoh lain untuk pemilihan presiden. Sementara suara Anies Baswedan mulai menggeser Prabowo Subianto.

Demikian temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Trend Dukungan Bakal Calon Presiden” yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Selasa, 20 Desember 2022. Video presentasi tersebut bisa disimak di sini: https://youtu.be/ALn-88EJCi4

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, menunjukkan bila pemilihan presiden diadakan ketika survei terakhir dilakukan (Desember 2022), ada 3 nama yang mendapat dukungan paling signifikan: Ganjar, Prabowo, dan Anies. Dalam simulasi semi terbuka dengan daftar 45 nama, Ganjar mendapatkan dukungan 26,5 persen; disusul Anies 18,6 persen; Prabowo 16,8 persen; dan Ridwan Kamil 6 persen. Nama-nama lain di bawah 2 persen. Dalam simulasi ini, masih ada 14,4 persen yang belum menentukan pilihan.

Konsisten dengan simulasi semi terbuka, Ganjar juga cenderung unggul dalam simulasi tertutup 4 nama dan 3 nama. Dalam simulasi 4 nama di mana yang bersaing adalah Anies, Ganjar, Prabowo, dan Puan Maharani, Ganjar mendapatkan dukungan 32,8 persen; Anies 27,1 persen; Prabowo 25,5 persen; dan Puan 2,4 persen. Masih ada 12,1 persen yang belum menjawab.

Dalam simulasi tertutup 4 nama di mana yang maju adalah Airlangga Hartarto, Anies, Ganjar, dan Prabowo, Ganjar konsisten unggul dengan perolehan suara 32,4 persen; disusul Anies 26,8 persen; Prabowo 25,6 persen; dan Airlangga 3 persen. Masih ada 12,1 persen yang belum menentukan pilihan.

Sementara dalam simulasi tertutup 3 nama di mana yang maju adalah Anies, Ganjar, dan Prabowo, urutan pertama masih ditempati Ganjar dengan dukungan 33,7 persen; kemudian Anies 28,1 persen; dan Prabowo 26,1 persen. Masih ada 12,1 persen yang belum menentukan pilihan.

Deni menambahkan bahwa dalam 1,5 tahun terakhir dukungan untuk Ganjar dan Anies menguat, sementara Prabowo melemah. Pada survei Desember 2022 ini, Ganjar masih mendapat dukungan tertinggi dalam simulasi pilihan semi terbuka hingga simulasi tertutup 3 nama. Sementara Anies berada di posisi kedua, menggeser Prabowo yang turun ke posisi ketiga.

Namun Deni juga menjelaskan bahwa walaupun Ganjar cenderung unggul di semua simulasi yang dia ikuti, tidak ada calon yang mendapat dukungan di atas 50 persen sehingga terbuka kemungkinan pilpres akan dua putaran.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 3 – 11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1029 atau 84 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

–AKHIR SIARAN PERS–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole

25 June 2026 - 12:01 WITA

GMIT Berduka, Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta Tutup Usia Setelah Hampir 30 Tahun Mengabdi

12 June 2026 - 15:36 WITA

Peraturan Dua Menteri Soal Pendirian Rumah Ibadah Harus Dibatalkan dan Diganti Perpres yang Menjamin Kebebasan Beribadah dan Memfasilitasi Pendirian Rumah Ibadah

2 June 2026 - 14:57 WITA

Trending TAKLALE KLIPING dan REPORTASE