DEDEAK-SODAMOLKE.COM, Kupang, – Setelah lebih dari dua tahun dijabat pelaksana tugas, Kabupaten Kupang akhirnya memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T, yang akrab disapa Teldi Sanam, resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, Rabu (27/8/2025) pagi di Aula Lantai II Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kupang Nomor: 821.12/01/BKPSDM.KAB.KPG/2025 tanggal 25 Agustus 2025, yang dikeluarkan setelah terbit persetujuan Menteri Dalam Negeri RI pada 15 Agustus 2025. Teldi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kupang dan terpilih sebagai Sekda definitif melalui mekanisme seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Dalam sambutannya, Teldi Sanam menegaskan komitmennya menjalankan amanah baru dengan penuh tanggung jawab. Ia membacakan Pakta Integritas, berjanji menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. “Demi Tuhan Yang Maha Esa, saya berkomitmen untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas, dan menjadi pelayan masyarakat yang bersih dari praktik tercela,” tegasnya.
Pria kelahiran 25 Juli 1975 itu juga menambahkan, bila melanggar komitmen, ia siap diberhentikan dari jabatan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Ia menyebut peran Sekda sangat vital sebagai motor penggerak birokrasi dan penghubung utama antara bupati dengan perangkat daerah.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Saudara Mateldius bukan datang begitu saja, melainkan melalui proses seleksi terbuka yang panjang, ketat, dan transparan. Saya berharap saudara mampu menggerakkan roda pemerintahan secara profesional, inovatif, dan penuh dedikasi,” ujar Yosef.
Bupati juga meminta Sekda yang baru dilantik menjauhkan kepentingan pribadi maupun golongan, menjaga disiplin dan loyalitas, serta membangun koordinasi lintas perangkat daerah. “Hanya dengan kolaborasi dan kerja sama yang solid, kita bisa menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan SDM, pengelolaan sumber daya alam, hingga pelayanan publik. Mari kita wujudkan bersama visi *Kabupaten Kupang Emas*—daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tandasnya.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan doa bersama rohaniawan Katolik dan Protestan, serta dihadiri berbagai tokoh penting. Hadir antara lain Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni, Rektor Undana Prof. Maxs Sanam, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, staf ahli Gubernur NTT, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Kupang, pimpinan Bank NTT Cabang Oelamasi, serta tokoh adat, agama, dan masyarakat.
Sejak pensiunnya Obet Laha pada 2022, jabatan Sekda Kupang sempat dijabat sejumlah Pelaksana Tugas, di antaranya Novita Foenay, Marten Rahakbauw, dan Pieter Sabaneno. Kini, dengan pelantikan Teldi Sanam, Kabupaten Kupang resmi memiliki Sekda definitif untuk memperkuat birokrasi dan pelayanan publik.