Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger 17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi

KEBUDAYAAN dan SEJARAH

Film Holocaust Hitchcock yang lama dilupakan akhirnya diputar, setelah 70 tahun

badge-check


					Film Holocaust Hitchcock yang lama dilupakan akhirnya diputar, setelah 70 tahun Perbesar

Kategori Berita : FILM

Sebuah film dokumenter tentang Holocaust yang dibuat oleh master film thriller Alfred Hitchcock yang didasarkan pada footage Soviet dan Inggris tentang kamp-kamp Perang Dunia II  akan ditanyangkan kepada publik setelah 70 tahun dibuat.

Koran The Independent mengungkapkan Rabu bahwa film itu, yang dibuat lebih lama dari yang diperkirakan oleh Hitchcock dan patronnya Sidney Bernstein,  telah disimpan di laci di tahun 1945 namun tentara Sekutu rupanya memutuskan bahwa sebuah dokumenter yang mengetengahkan kekejaman Jerman akan membawa dampak yang merusak.

“[Film} Itu disembunyikan karena perubahan situasi politik, terutama bagi Inggris,”  The Independent mengutip Dr. Toby Haggith, Kurator Senior pada Departmen Penelitian, Imperial War Museum. “Saat mereka menemukan kamp-kamp ini, Amerika dan Inggris sangat ingin untuk segera membeberkan film ini untuk menunjukkan bagaimana keadaan kamp-kamp ini dan dengan demikian membuat orang-orang jerman untuk menerima tanggungjawab atas kekejaman-kekejaman di kamp-kamp itu.”

Lima dari enam rool film ini disimpan di Imperial War Museum, dan tidak terlihat lagi sejak tahun 1980-an, ketika para peneliti Amerika menemukan film-film ini dalam “kaleng berkarat” di museum itu, lapor The Independent. Versi mentah dari documenter ini pernah ditayangkan pada Berlin Film Festival di 1984 dan pada American PBS di 1985.

The Imperial War Museum akhirnya mengambil langkah untuk memperbaiki film ini dengan menggunakan teknologi digital untuk membersihkan film ini dan mengabungkanya dengan enam rol yang hilang. Hasil akhirnya, dipercaya, sesuai dengan versi yang diinginkan oleh Hitchcock dan rekan kerjanya.

Documener ini akan ditayangkan secara keseluruhan, bersama dengan versi aslinya, dalam festival-festival dan cinema-cinema selama tahun ini, dan di televisi Inggris di tahun 2015, sebagai bagian dari 70 tahun peringatan berakhirnya Perang dunia II.

Laporan The Independent tentang documenter ini juga mengungkapkan fakta yang sangat jarang diketahui tentang Hitchcock: bahwa sutradara yang membuat jutaan penonton merinding sampai ke tulang dengan  film-film thriller psychologisnya ternyata juga terkesima dengan “hal nyata” yang ia lihat dalam footage-footage Inggris dan Soviet yang ia pakai untuk membuat film ini. [**]

Diposkan pada 9 Januari 2014 oleh Matheos Messakh untuk satutimor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

CATATAN ATAS BUKU JEJAK PELAYANAN TUANG KETUA*

29 October 2024 - 14:25 WITA

Film ‘Women from Rote Island’ Resmi Wakili Indonesia di Oscar 2025

18 September 2024 - 23:34 WITA

Maharajaj : Film yang sangat relevan di konteks Indonesia. 

25 July 2024 - 08:47 WITA

Trending KEBUDAYAAN dan SEJARAH