Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

PEMBACA MENULIS

ANGIN JAHAT deng ANGIN BAE

badge-check

Pdt.Semuel Victor Nitti

TAKLALE.COM-Oebufu, Dalam cara berpikir orang Meto (Timor), jika seseorang sehat-sehat, tiba-tiba sakit mendadak, umumnya dibilang “Kena Angin Jahat.” Sebaliknya, jika seseorang dikenal sebagai pengacau, tukang bikin onar, suka marah-marah karena emosi mudah meledak, omong kasar-kasar, sonde toe dengan orang dan lain-lain, lalu tiba-tiba pada suatu hari ia berubah menjadi baik, lemah-lembut, suka tolong orang dan lain-lain dibilang: “Ini hari dia kena Angin Bae.”

Kata “angin” dalam ungkapan “angin jahat” dan “angin bae” dipakai untuk menjelaskan suatu kekuatan tak terlihat, tidak kasat mata, namun angin itu berkuasa mengarahkan perilaku orang ke arah yang baik (=angin bae) atau ke arah yang jahat (angin jahat).

Ternyata dalam alkitab kata Roh bisa berarti angin. Kalau begitu ungkapan orang Meto “Angin Jahat” bisa dianggap “Roh Jahat” dan “Angin Bae” bisa disamakan dengan “Roh Bae, Roh sorgawi” ko ? Beta rasa bisa. Yang jelas angin jahat itu bisa dianggap semacam kuasa dosa yang merusak diri seseorang, merusak kelasi orang itu dengan Tuhan dan dengan sesama, lalu merusak nama Tuhan. Ini seperti ini menjadi sumber kepala sakit bagi masyarakat yang rajin mencari kebaikan diri dan kebaikan bersama sekaligus. Angin jahat ini bikin orang jadi pikiran kotor, sonde tau malu, bamusu, songgo setan, suka basambung mulu, suka mangamok, suka ba’iri hati, suka tusu-tusu orang, suka bikin kaco, suka minum mabok.

Sebaliknya angin bae itu bisa disebut angin sorgawi, angin dari Tuhan Yesus, yang membawa kuasa untuk kasi bangkit semangat untuk orang suka basayang, suka badame, sabar, hati bae deng orang, suka batolong orang, manis deng samua orang, bisa jaga diri bae-bae. (Ini beta kutip dari PB Bahasa Kupang, Galatia 5:19-23).

Ini cermin. Tiap orang loti dia pung hati, dia pung pikiran, dia pung idop, untuk lia dia su buka pintu hati ko Angin Jahat ko Angin Bae yang maso pegang kuasa di dia pung hati, abis pimpin dia pung hati deng otak.

Sepotong sendok patah dari babagi cerita dengan warga Jemaat Imanuel Baumata, hari ini, Minggu, 5 Juni 2022, Hari Pentakosta.

Selamat merayakan Hari Angin Sorga yang datang kepada gereja dan setiap orang yang percaya Tuhan Yesus.
Salam dari Oebufu!

(Sumber Facebook Pdt Semuel Victor Nitti yang dimuat 5 Juni 2022)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas

23 January 2026 - 22:10 WITA

Trending Post PEMBACA MENULIS