Menu

Dark Mode
Ombudsman NTT Audiensi dengan Bupati Kupang, Bahas Pengawasan Layanan Publik dan Pungutan Uji Kendaraan OMBUDSMAN NTT MENEMUI BUPATI KUPANG Ombudsman NTT Temukan Masalah Layanan Uji Kendaraan di Kabupaten Kupang Mateldius Sanam Resmi Dilantik Jadi Sekda Definitif Kabupaten Kupang Gubernur NTT Terbitkan Pergub Baru Tata Niaga Sapi, Berat Minimal Sapi Antar Pulau Direvisi KUNJUNGAN TANPA PEMBERITAHUAN KE KANTOR PENGUJIAN KENDARAAN KABUPATEN KUPANG

BUKAN ORANG BIASA

PEMENANG SAYEMBARA MENGENANG 100 HARI BUYA SYAFII MAARIF DIUMUMKAN, INI DAFTARNYA

badge-check


					PEMENANG SAYEMBARA MENGENANG 100 HARI BUYA SYAFII MAARIF DIUMUMKAN, INI DAFTARNYA Perbesar

SIARAN PERS
PERGERAKAN INDONESIA UNTUK SEMUA (PIS) &
MAARIF INSTITUTE

Jakarta, 26 Oktober 2022

Siapa pemenang sayembara artikel dan video pendek dalam rangka mengenang 100 hari Buya Syafii Maarif, diumumkan dewan juri di Bentara Budaya Jakarta pada Kamis 26 Oktober 2022. Total ada 7 pemenang dengan total hadiah sebesar Rp 19 juta.

Sekedar informasi, sayembara artikel dan video pendek ini adalah hasil kerjasama PIS dan Maarif Institute. PIS dan Maarif Institute merasa perlu untuk terus melanjutkan dan menghidupkan ruang-ruang pemikiran dan kreativitas mengenai apa yang telah dirumuskan buya semasa hidupnya. Buya meninggal dunia pada Mei 2022.

Sayembara berlangsung selama tiga bulan, sejak Agustus hingga Oktober 2022. Para peserta sayembara artikel dibatasi hanya dari kaum muda. Yaitu, mereka yang masih duduk di bangku SMA/sederajat maupun mahasiswa strata 1.

Perwakilan dewan juri, Pipit Aidul Fitriyana, membacakan nama, sekolah/univesitas, dan judul karya para pemenang sayembara.

Untuk sayembara artikel dengan peserta SMA/sederajat, jatuh secara berurutan kepada:

Siti Varomdhona, Murid MA Nurul Huda Munjul Kab. Cirebon, dengan judul artikel “Jalan Panjang Toleransi”.

Muhammad Bumi Pallaspawana Maheswara Almujadid, Murid SMA Islam Al-Azhar 8 Kota Bekasi, dengan judul artikel “Buya Syafii dan Keadilan Sosial”.

Khalifa Zia Nashira Kertamukti, Murid MA Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, dengan judul artikel “Roda Sepeda Buya Syafii”.

Untuk sayembara artikel dengan peserta mahasiswa strata 1, jatuh secara berurutan kepada:

Karunia Haganta, Mahasiswa Universitas Indonesia, dengan judul artikel “Sayap Patah Garuda: Tafsir Berkemajuan Pancasila Ahmad Syafii Maarif”.

Nirwansyah, Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan judul artikel “Demi Kemerdekaan, Kesetaraan, dan Kebinekaan”.

Muhammad Ghifari, Mahasiswa Universitas Al Azhar Cairo, Mesir, dengan judul artikel “Islam, Kebinekaan, dan Toleransi di Era Industri 4.0: Refleksi Pembaruan Islam Ahmad Syafii Maarif”.

Sementara untuk sayembara video dengan peserta mahasiswa strata 1, jatuh kepada:

M. Rifani dan kawan-kawan, Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin, dengan judul video “KKN di Desa Tanpa Masjid”.

Juara pertama sayembara artikel dengan peserta SMA/sederajat berhak mendapat hadiah sebesar Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu Rupiah). Juara kedua Rp 1.000.000 (satu juta Rupiah), dan juara ketiga Rp 500.000 (lima ratus ribu Rupiah).

Juara pertama sayembara artikel dengan peserta mahasiswa strata 1 berhak mendapat hadiah sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta Rupiah), juara kedua Rp 2.000.000 (dua juta Rupiah), dan juara ketiga Rp 1.000.000 (satu juta Rupiah).

Sementara juara sayembara video dengan peserta mahasiswa strata 1 berhak mendapat hadiah sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta Rupiah).

Ketua PIS, Ade Armando, adalah salah satu juri sayembara artikel. Dia merasa kagum dengan para peserta sayembara artikel karena cara pandang mereka soal keberagaman dan kebangsaan yang jernih dan kritis. Kualitas penulisan mereka juga cukup bagus.

“Melihat mereka, saya optimis dengan masa depan Indonesia,” kata Ade.

–AKHIR SIARAN PERS—

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

dr. Husein Pancratius Rukeng: Dokter Humoris, Pemimpin Bijaksana

26 August 2025 - 23:02 WITA

Sang Emeritus

10 May 2024 - 13:03 WITA

Trisno Johannes Silentio Sutanto Lebih dari Sahabat

1 April 2024 - 06:53 WITA

In Memoriam Trisno Sutanto (1963-2024)

31 March 2024 - 19:36 WITA

KETUA PIS ADE ARMANDO AJAK MASYARAKAT DUKUNG USULAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL BAGI BUYA AHMAD SYAFII MAARIF

2 November 2022 - 12:10 WITA

Trending on BUKAN ORANG BIASA