Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi WARGA JEMAAT BUKAN KUMPULAN PARA FANS (I Korintus 3:1–8)

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

SMRC: Publik Nasional Menilai Program Kesejahteraan dan Infrastruktur Paling Berhasil

badge-check


					SMRC: Publik Nasional Menilai Program Kesejahteraan dan Infrastruktur Paling Berhasil Perbesar

Siaran Pers 3

SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

 

Jakarta, 19 Mei 2023

Publik nasional menilai program kartu-kartu kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur sebagai program pemerintahan Joko Widodo yang paling berhasil. Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, bertajuk “Evaluasi Publik Atas Kinerja Pemerintah”.

Presentasi survei ini disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Jumat, 19 Mei 2023. Video presentasi survei tersebut bisa disimak di sini: https://youtu.be/GTTCQqcnf8o

Hasil survei yang dilaksanakan pada 30 April-7 Mei 2023 tersebut menunjukkan bahwa di antara sejumlah program pemerintah Jokowi, sebanyak 61 persen publik menilai program sosial berupa kartu-kartu kesejahteraan seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Pra-Kerja sebagai program paling berhasil pemerintahan Jokowi. Program kedua yang paling banyak dinilai berhasil adalah pembangunan infrastruktur, 19 persen.

Sementara hanya ada 5 persen yang menilai program sertifikasi tanah gratis paling berhasil, program Indonesia Maju 3 persen, perlindungan WNI di luar negeri 2 persen, program percepatan penanganan stunting 1 persen, pendidikan vokasi 1 persen, perhutanan sosial 1 persen, dan program Poros Maritim di bawah 1 persen. Ada 6 persen yang tidak menjawab.

Deni menyatakan bahwa di mata publik, Pemerintahan Jokowi identik dengan program kesejahteraan rakyat dan pembangunan infrastruktur.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random 1220 responden dengan metode multistage random sampling. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1020 atau 84 persen. Sebanyak 1020 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Waktu wawancara lapangan 30 April – 7 Mei 2023.

–AKHIR SIARAN PERS–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

GMIT Berduka, Pdt. Emr. Marta Mariam Mauta Tutup Usia Setelah Hampir 30 Tahun Mengabdi

12 June 2026 - 15:36 WITA

Peraturan Dua Menteri Soal Pendirian Rumah Ibadah Harus Dibatalkan dan Diganti Perpres yang Menjamin Kebebasan Beribadah dan Memfasilitasi Pendirian Rumah Ibadah

2 June 2026 - 14:57 WITA

Bupati Rote Ndao Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Rote dan Pulau Usu

1 June 2026 - 21:04 WITA

bupati-rote-ndao-tinjau-pembangunan
Trending TAKLALE KLIPING dan REPORTASE