Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi WARGA JEMAAT BUKAN KUMPULAN PARA FANS (I Korintus 3:1–8)

LINGKUNGAN dan KEBENCANAAN

Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Meninggal

badge-check


					Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Meninggal Perbesar

DEDEAK-SODAMOLEK-KUPANG,- Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr telah meninggal dunia pada hari ini, Jumat (4/4/2025) di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada Pkl.06.20 WIB.

Mgr. Petrus Turang dikabarkan mengalami komplikasi selama beberapa bulan melawan sakit jantung hingga gagal ginjal hingga meninggal. Selama masa pelayanan, Mgr Petrus Turang adalah tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan iman umat Katolik di NTT.

Petrus Turang lahir di di Tataaran, Manado, Sulawesi Utara, 13 Februari 1947 dan meninggal pada usia 78 tahun. Mgr, Petrus Turang, Pr ditahbis menjadi imam yuridiksi gerejawi (dioses) Keuskupan Manado pada, 18 Desember 1974.

Petrus Turang ditahbiskan menjadi imam pada 8 Desember 1974. Pada 27 Juli 1997 di usianya genap 50 tahun, Petrus Turang ditahbiskan menjadi Uskup Keuskupan Agung Kupang oleh Mgr. Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J. Dia menggantikan Mgr. Gregorius Monteiro, SVD yang mengundurkan diri karena faktor usia.

Sebelum menjadi Uskup Agung Kupang, Petrus Turang sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI. Pada 21 April 1997 diangkat Paus Yohanes Paulus II menjadi Uskup Koajutor Keuskupan Agung Kupang. Uskup Agung Kupang saat itu adalah Mgr, Gregorius Monteiro, SVD.

Saat usianya genap 75 tahun, Petrus Turang menyampaikan pengunduran diri ke Tahta Suci di Roma. Tahta Suci kemudian menyetujui pengunduran dirinya dan mengangkat Mgr. Hironimus Pakaenoni, Pr sebagai penggantinya pada 29 Maret 2024.

Rest In Peace Mgr. Petrus Turang.

(diolah dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger

25 June 2026 - 22:11 WITA

Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang

18 June 2026 - 20:30 WITA

Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

18 June 2026 - 20:22 WITA

Trending LINGKUNGAN dan KEBENCANAAN