Menu

Dark Mode
MERPATI DARI OSSU ITU TELAH TERBANG Hadapi Lonjakan Bencana, BPBD Kupang Gandeng Driver Online sebagai First Responder Lewat Program TOP Ranger 17 Mahasiswa Teologi UKAW Jalani SKL dan Collegium Pastorale di Klasis Lole Dari Sepuluh Kecamat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Sebuah Pesan untuk NTT: Ketangguhan Harus Dibangun Sebelum Bencana Datang Kemendagri dan BNPB Tinjau KENCANA Pratama di NTT, Sepuluh Camat Terima Penghargaan atas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Pemprov NTT Sosialisasikan RAD Adaptasi Perubahan Iklim 2025–2045, Perkuat Ketahanan Daerah Menghadapi

PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM

FALUR RATE LAEK, SANG MERPATI TANPA MAKAM

badge-check


					FALUR RATE LAEK, SANG MERPATI TANPA MAKAM Perbesar

Seri Sejarah Timor

Nama para pejuang Timor Leste unik. Seperti Kayrala Xanana, Taur Matan Ruak, L-7 (Eliseti) dll. Nama-nama itu adalah nama perjuangan (nom de guerra) dan mereka mempunyai nama baptis sebenarnya. Misalnya Xanana mempunyai nama Jose Alexandre atau Taur bernama Jose Maria Vasconcelos. Namun setelah kemerdekaan mereka memilih tetap menggunakan nama-nama itu sbg nama resmi. Kita ingat kisah Che Guevarra yg sebernarnya bernama Ernesto Guevarra tapi kemudian secara resmi mengadopsi nickname ‘Che’ yg berarti sahabat. Bahkan tanda tanganya dalam mata uang Kuba hanya tertulis ‘Che’.

Falur Rate Laek, adalah salah satu contoh. Falur kini adalah wakil Panglima Angkatan bersenjata Timor Leste skrg. Baru saja dinaikkan pangkatnya dari Brigadir Jendral ke Mayor Jendral. Falur terlahir dengan nama Domingos Raul. Informasi selengkap ttg Falur dpt anda cari di Wikipedia. Saya hanya akan membahas ttg namanya.

Nama Falur Rate Laek dihubungkan dengan sejarah hidup dan perjuangannya. Ia pernah menjadi komandan Peleton Falintil Sektor Timur bagian Tengah di tahun 1978.  Namun kemudian ia bergabung dg TNI yaitu menjadi bagian dari Rakyat Terlatih (Ratih), sebuah kelompok paramiliter bentukan Indonesia. Namun setelah peristiwa Kraras ia bergabung kembali dengan Falintil di hutan untuk menghindari balas dendam pasukan Indonesia.

Nama Falur Rate Laek secara harfiah berarti Merpati (Falur) tak bermakam.

Ia digambarkan sebagai merpati, simbol masa depan Timor Leste yg meloloskan diri dari kuburan pasukan Indonesia. Ia telah terbang melampaui kuburan kekejaman Indonesia, mati di mana saja tak menjadi soal.

Dan ia terbang tinggi setelah restorasi kemerdekaan. Karirnya melejit, sejak 1999. Selama masa UNTAET (1999-2002), ia adalah perwira penghubung antara Falintil dan INTERFET. Pada tahun 2001 ia menyelesaikan kursus pertama untuk para perwira yg diadakan PBB. Pada saat pembentukan Angkatan Bersenjata Timor Leste (F-FDTL) pada tahun itu juga ia diangkat menjadi letnan kolonel. Jika anda melihat foto-foto awal kehadiran INTERFET di internet wajahnya sering muncul karena posisinya sebagai perwira penghubung itu.  Foto-foto di bawah ini saya pilih dari saat masih di hutan sampai sekarang. Selamat menjadi Mayor Jendral pak Falur Rate Laek.

#sejarahTimor

Sumber :  foto dan tulisan dari laman facebook Matheos Viktor Messakh pada tanggal 26 Februari 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Bupati Rote Ndao Terima Paparan TBUPP, Hadiri Panen Sorgum hingga Bahas Pendidikan Bersama Mitra Strategis

11 June 2026 - 23:53 WITA

Festival Keluarga Malole Dorong Peran Orang Tua dalam Membangun Generasi Berkualitas di Rote Ndao

9 June 2026 - 22:56 WITA

PERNYATAAN SIKAP PGI ATAS PEMBUBARAN KEGIATAN PERKEMAHAN ANAK DAN REMAJA JMAI DI TAWANGMANGU, JAWA TENGAH

9 June 2026 - 21:42 WITA

Trending PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM