Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM

PRIMA Kecam wacana Mendagri menjadikan TNI-Polri Plt kepala daerah 2024

badge-check

Jakarta-TAKLALE.COM, Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), kecam wacana pemerintah yang membuka opsi menjadikan TNI-Polri sebagai (PLT) kepala daerah menjelang Pilkada serentak 2024.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benni Irwan mengatakan pihaknya selalu bersandar pada peraturan perundang-undangan. Jika penunjukan TNI-Polri diperbolehkan undang-undang, Kemendagri bisa saja mengambil opsi itu, ujar Benni.

Pernyataan Kepala Pusat Penerangan Kementrian Dalam Negeri ini, di tanggapi oleh Ketua Mahkamah Partai Rakyat Adil Makmur, Binbin Firman Tresnadi, melalui rilisnya, Sabtu (25/9/2021).

Binbin Firman Tresnadi yang juga aktivis 98, menegaskan bahwa menjadikan TNI-Polri pejabat kepala daerah sebagai upaya mengkhianati reformasi, dan melukai hati nurani rakyat. Sia-sia semua pengorbanan kawan-kawan yang telah menebus reformasi ini dengan nyawa, darah dan air mata. Jangan berlindung di balik frasa undang-undang untuk mengkhianati semangat reformasi.

“Kita telah melewati masa kelam orde baru dan setelah puluan tahun berlalu kenapa pemerintahan yang berkuasa di atas pilar reformasi berusaha mengkhianati reformasi dengan isu Plt kepala daerah TNI-Polri 2024”, ujar Binbin.

Padahal menurut Binbin adanya Pilkada serentak 2024, buah dari reformasi, dan kita bisa berdiri dengan bebas karena reformasi, meskipun demokrasi yang kita hasilkan akibat reformasi tidaklah sempurna, namun kita tidak harus membiarkanya mengalami kemunduran.

Binbin menyarankan kepada pelaku kebijakan publik, baik itu Kemendagri ataupun Presiden untuk membatalkan ide menjadikan TNI-Polri sebagai Plt Kepala Daerah di pilkada serentak tahun 2024, karena bisa memantik perlawanan rakyat, yang selama ini memang tidak puas dengan kinerja pemerintah.

“Belum terlambat untuk membatalkan ide menjadikan TNI-Polri sebagai PLT kepala daerah 2024, apalagi kalau isu tersebut di gulirkan hanya untuk cek ombak, terkait respon masyarakat”, ujar Binbin

Lebih lanjut Binbin meminta Mendagri untuk memilih Plt kepala daerah 2024 dengan mempertimbangkan masa depan jangka panjang daerah, dengan menunjuk Plt kepala daerah dari pejabat-pejabat setempat, yang lebih tahu duduk persoalan yang terjadi di daerahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers

20 January 2026 - 23:50 WITA

Trending Post PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM