Menu

Dark Mode
BPK PENABUR Bandung *Inovasi Baru: Pemerataan Mutu Pendidikan* PGI Mengecam Teror dan Kekerasan terhadap Penggiat Hak Asasi Manusia Bupati Hadiri Musrenbangcam Rote Timur dan Landu Leko, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen Menemukan Kesetiaan Allah dalam Luka Persekutuan Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions

PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM

SEBANYAK 61,3 PERSEN PUBLIK MENILAI KONDISI KEAMANAN SECARA UMUM BAIK

badge-check

SIARAN PERS 2
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 19 Oktober 2021

Mayoritas publik Indonesia memberi penilaian positif pada kondisi keamanan. Dalam survei opini publik yang digelar Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), 61,3 persen warga menilai kondisi keamanan secara umum baik.

Survei opini publik ini digelar pada 15 – 21 September 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Sampel sebanyak 1220 responden dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, menjelaskan bahwa ketika ditanya bagaimana warga melihat kondisi keamanan di negara kita, pada umumnya warga, 61,3 persen, menilai kondisi keamanan saat ini baik atau sangat baik. Hanya 11,8 persen yang menilai buruk atau sangat buruk. Ada 24,2 persen yang menilai kondisi keamanan sedang saja. Dan masih ada 2,7 persen yang tidak memberikan jawaban.

“Dalam dua tahun terakhir, penilaian positif pada kondisi keamanan ini relatif stabil,” kata Abbas dalam rilis bertajuk ‘Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi’ secara online di Jakarta pada 19 Oktober 2021.

Abbas mengemukakan bahwa sejak masa wabah COVID-19, yang menilai kondisi keamanan baik atau sangat baik sempat menurun menjadi 53,4 persen pada survei Oktober 2020. Namun sentimen positif atas kondisi keamanan kembali naik hingga menjadi 61,3 persen pada survei terakhir September 2021, kurang lebih stabil dibanding September 2019 (60,4%).

—AKHIR SIARAN PERS—

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PGI Mengecam Teror dan Kekerasan terhadap Penggiat Hak Asasi Manusia

13 March 2026 - 16:30 WITA

Trending Post PEMERINTAHAN-POLITIK-HUKUM dan HAM