Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

SMRC: DUKUNGAN PADA PDIP, GERINDRA, DAN DEMOKRAT MENJELANG 2024 STABIL

badge-check

Siaran Pers 2
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 3 September 2022

Kekuatan dukungan untuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gerindra, dan Demokrat hingga 1,5 tahun menjelang Pemilu 2024 hampir sama dengan menjelang 2019. Hal ini terungkap dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Tren Elektabilitas Partai Jelang Pemilu 2024” yang disiarkan melalui kanal Youtube SMRC TV pada Sabtu, 3 September 2022.

Video presentasi temuan suvei SMRC bisa disimak di sini: https://youtu.be/HzjViZprjBk

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam presentasi hasil surveinya, menunjukkan bahwa hingga 1,5 tahun menjelang 2024, rata-rata elektabilitas PDIP (dalam survei Maret 2020 hingga Agustus 2022) adalah 25,5 persen, hampir sama dengan rata-rata elektabilitas yang diraihnya menjelang 2019 (dalam survei Mei 2015 hingga September 2017) sebesar 24,4 persen.

“Rata-rata elektabilitas PDIP menjelang 2024 hanya lebih kuat 1,1 persen dibanding menjelang 2019 lalu, tapi terlihat fluktuatif dari waktu ke waktu. Kadang lebih kuat, kadang lebih lemah,” jelas Deni.

Oleh karena itu, Deni menambahkan bahwa PDIP masih harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulannya sekarang. Apalagi melihat pengalaman menjelang 2019 lalu di mana dukungan untuk PDIP melemah ketika mendekati waktu Pemilu.

Deni melanjutkan bahwa sama seperti PDIP, 1,5 tahun menjelang 2024, rata-rata elektabilitas Gerindra (Maret 2020 hingga Agustus 2022) adalah 10,6 persen, sedikit lebih tinggi (+1,3 persen) dibanding rata-rata elektabilitas yang diraihnya menjelang 2019 (Mei 2015 hingga September 2017) sebesar 9,3 persen, tapi fluktuatif dari waktu ke waktu.

Sementara kekuatan Partai Demokrat menjelang 2024 relatif sama dibanding menjelang 2019 lalu. Hingga 1,5 tahun menjelang 2024 rata-rata elektabilitas Demokrat (Maret 2020 hingga Agustus 2022) adalah 7,2 persen, tidak beda signifikan dengan rata-rata elektabilitas yang diraihnya menjelang 2019 (Mei 2015 hingga September 2017) sebesar 7,4 persen. Rata-rata perubahan dukungan pada Demokrat hanya -0,2 persen.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1053 atau 86%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

–AKHIR SIARAN PERS–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

15 January 2026 - 19:57 WITA

Trending Post TAKLALE KLIPING dan REPORTASE