Menu

Dark Mode
NASIB BURUH HARI INI DERMAGA WAIJARANG DAN AKSI DEMO FORMALEN DI LEMBATA Ketika Otoritas Dosen Menjelma sebagai Intimidasi Fenomena Om Strom: Ketika Warga Menambal Jalan, Anggota Dewan Menambal Narasi Bupati Rote Ndao Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Evaluasi Kinerja hingga Terima Aspirasi Petani Bupati Rote Ndao Sambut Kunjungan Dirjen KSDA dan Anggota DPR RI, Dorong Konservasi dan Penguatan Pertanian

EKONOMI dan BISNIS

SMRC: MAYORITAS PUBLIK INDONESIA YAKIN PEMERINTAH BISA MENCEGAH KRISIS EKONOMI SEPERTI YANG DIALAMI SRI LANKA

badge-check


					SMRC: MAYORITAS PUBLIK INDONESIA YAKIN PEMERINTAH BISA MENCEGAH KRISIS EKONOMI SEPERTI YANG DIALAMI SRI LANKA Perbesar

Siaran Pers 2
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 28 Agustus 2022

Mayoritas masyarakat Indonesia yang tahu krisis yang dialami Sri Lanka yakin pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo bisa mencegah kesulitan ekonomi seperti yang dialami negara tersebut. Hal ini terungkap dalam temua survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang bertajuk “Kejatuhan Sri Lanka dan Kita” yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Video presentasi temuan suvei SMRC bisa disimak di sini: https://youtu.be/bqj6DatzNQE

Hasil survei yang disampaikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, tersebut menunjukkan ada 34 persen warga yang tahu kesulitan yang sedang dialami Sri Lanka yang kemudian menyebabkan pemerintah negara tersebut jatuh. Dari yang tahu, ada 70 persen yang yakin kesulitan yang dialami Sri Lanka bisa juga dialami banyak negara lain di dunia dalam waktu tidak lama. Namun demikian, dari yang tahu, ada 69 persen yang yakin Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Jokowi dapat mencegah kesulitan ekonomi seperti yang dialami Sri Lanka.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1053 atau 86%. Sebanyak 1053 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

–AKHIR SIARAN PERS–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Inflasi Turun Secara Tahunan Tapi Naik Secara Bulanan, PSI: Efisienkan Ekonomi dengan Membangun Infrastruktur

3 July 2023 - 18:23 WITA

OJK Diminta Segera Jelaskan Duduk Soal Kredit Macet di Bank Mayapada, PSI: Jangan Sampai Terulang Skandal Bank Century

23 June 2023 - 22:31 WITA

PSI Yakin dengan Pasar Keuangan Indonesia di Tengah Ancaman Gagal Bayar Utang AS

23 May 2023 - 19:58 WITA

Trending EKONOMI dan BISNIS