Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

SURVEI SMRC: KEKUATAN PDIP BANYAK DIBANTU KINERJA PEMERINTAH

badge-check

Siaran Pers 2
SAIFUL MUJANI RESEARCH AND CONSULTING (SMRC)

Jakarta, 9 Juni 2022

Kekuatan PDIP yang mendapatkan dukungan publik terbanyak dibantu oleh kinerja pemerintah. Demikian temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk ‘Dinamika Pilihan Partai dan Presiden Menjelang 2024’ yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Kamis, 9 Juni 2022.

Video presentasi temuan suvei SMRC bisa disimak di sini: https://youtu.be/JwAfdWTZGyI

Hasil survei yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, itu menunjukkan ada kecenderungan PDIP unggul di kalangan warga yang mengaku puas atas kinerja presiden. Dari 73,8 persen yang mengaku puas dengan kinerja presiden, 28 persen di antaranya memilih PDIP. Sementara dari 24,2 persen yang tidak puas, hanya 14 persen yang menyatakan akan memilih PDIP.

Hal yang sama terjadi pada mereka yang merasa puas atas kinerja pemerintah menanggulangi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Dari 71,9 persen yang mengaku puas atas kinerja pemerintah menanggulangi Covid-19, 26 persen di antaranya memilih PDIP. Dari 25,9 persen yang mengaku tidak puas, hanya 18 persen yang akan menjatuhkan pilihan pada PDIP.

Sementara dari 62,6 persen yang mengaku puas atas kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, 28 persen di antaranya akan memilih PDIP. Sebaliknya, dari 34,6 persen yang mengaku tidak puas, hanya 16 persen yang akan menjatuhkan pilihan pada PDIP.

Deni menjelaskan bahwa dalam survei ini, sebanyak 73,9 persen publik mengaku puas dengan kinerja presiden. Yang mengaku tidak puas sebesar 24,3 persen. Dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 1,8 persen. Sementara mayoritas publik juga mengaku puas pada kinerja pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 (72 persen) dan pemulihan ekonomi nasional (62,7 persen).

Deni menambahkan bahwa dalam data tabulasi silang, dukungan pada PDIP lebih kuat di kalangan warga yang memberi penilaian positif pada pelbagai kondisi nasional: ekonomi, politik, keamanan, dan penegakan hukum.

“Sementara PDIP unggul di semua kelompok, namun semakin buruk penilaian tentang berbagai kondisi nasional, dukungan kepada PDIP semakin rendah. Sebaliknya, semakin baik evaluasi atas kondisi nasional, semakin besar dukungan pada PDIP,” jelas Deni.

Survei ini dilakukan pada 10 – 17 Mei 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1060 atau 87%. Sebanyak 1060 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,07% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

–AKHIR SIARAN PERS–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

15 January 2026 - 19:57 WITA

Trending Post TAKLALE KLIPING dan REPORTASE