Menu

Dark Mode
Salus Populi Suprema Lex Esto: Bupati Rote Ndao Tegaskan Keselamatan Rakyat Lewat Penguatan Layanan Puskesmas Liverpool Bungkam Marseille 3-0 di Velodrome, Selangkah Lagi ke 16 Besar Liga Champions AJI: Keputusan MK Perkuat bahwa Sengketa Pers Harus Ditangani oleh Dewan Pers 16 Januari 2026 Memperingati Sejumlah Hari Penting, dari Isra Miraj hingga Hari Remaja Baik Nasional Isra Miraj 2026 Diperingati 27 Rajab 1447 Hijriah, Jatuh pada 16 Januari Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

LINGKUNGAN dan KEBENCANAAN

Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Meninggal

badge-check

DEDEAK-SODAMOLEK-KUPANG,- Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr telah meninggal dunia pada hari ini, Jumat (4/4/2025) di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada Pkl.06.20 WIB.

Mgr. Petrus Turang dikabarkan mengalami komplikasi selama beberapa bulan melawan sakit jantung hingga gagal ginjal hingga meninggal. Selama masa pelayanan, Mgr Petrus Turang adalah tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan iman umat Katolik di NTT.

Petrus Turang lahir di di Tataaran, Manado, Sulawesi Utara, 13 Februari 1947 dan meninggal pada usia 78 tahun. Mgr, Petrus Turang, Pr ditahbis menjadi imam yuridiksi gerejawi (dioses) Keuskupan Manado pada, 18 Desember 1974.

Petrus Turang ditahbiskan menjadi imam pada 8 Desember 1974. Pada 27 Juli 1997 di usianya genap 50 tahun, Petrus Turang ditahbiskan menjadi Uskup Keuskupan Agung Kupang oleh Mgr. Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J. Dia menggantikan Mgr. Gregorius Monteiro, SVD yang mengundurkan diri karena faktor usia.

Sebelum menjadi Uskup Agung Kupang, Petrus Turang sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI. Pada 21 April 1997 diangkat Paus Yohanes Paulus II menjadi Uskup Koajutor Keuskupan Agung Kupang. Uskup Agung Kupang saat itu adalah Mgr, Gregorius Monteiro, SVD.

Saat usianya genap 75 tahun, Petrus Turang menyampaikan pengunduran diri ke Tahta Suci di Roma. Tahta Suci kemudian menyetujui pengunduran dirinya dan mengangkat Mgr. Hironimus Pakaenoni, Pr sebagai penggantinya pada 29 Maret 2024.

Rest In Peace Mgr. Petrus Turang.

(diolah dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laras Faizati divonis hukuman masa percobaan enam bulan, namun tidak perlu menjalaninya – ‘Vonis bersalah membuat orang takut bicara’

15 January 2026 - 19:57 WITA

Trending Post TAKLALE KLIPING dan REPORTASE