Ba’a – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan, peningkatan kualitas serapan anggaran, serta penguatan transformasi digital pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (14/7/2026) dan Rabu (15/7/2026).
Dalam rapat evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang berlangsung pada Selasa, Bupati meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program memasuki Triwulan III agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai perencanaan.
“Memasuki Triwulan III, saya meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program dan meningkatkan kualitas serapan anggaran. Setiap capaian, kendala, maupun langkah percepatan harus dibahas secara terbuka sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Paulus Henuk.
Menurutnya, evaluasi rutin menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target sekaligus menjadi ruang bagi perangkat daerah untuk menyampaikan berbagai hambatan yang dihadapi beserta solusi penyelesaiannya.
Di sela-sela rapat tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-60 kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs.Jonas M.Selly,M.M, Bupati berharap Sekretaris Daerah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan hikmat dalam mendampingi jalannya pemerintahan serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, pada Rabu (15/7/2026), Bupati kembali memimpin rapat bersama seluruh OPD dan jajaran terkait untuk membahas transformasi digital daerah melalui implementasi Pemerintah Digital (PEMDI) sebagai tahapan transisi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurut Bupati, transformasi digital merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin terintegrasi, efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan berbagai aplikasi yang telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
“Seluruh aplikasi yang telah dimiliki pemerintah daerah harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai instrumen pendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, bukan sekadar menjadi pelengkap administrasi. Pemanfaatan teknologi yang optimal akan membuat proses kerja lebih efektif, efisien, dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah,” tegasnya.
Selain penguatan sistem pemerintahan digital, Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi masyarakat, promosi berbagai program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, serta penyebarluasan informasi publik yang akurat dan mudah diakses.
Ia menilai pemerintah harus mampu menghadirkan informasi yang benar, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap setiap kebijakan dan program pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.
“Kita tidak boleh anti terhadap kritik. Selama disampaikan secara konstruktif dan berdasarkan fakta, kritik merupakan bagian dari kontrol sosial yang penting untuk mendorong perbaikan kinerja pemerintah. Sebaliknya, apabila terdapat informasi yang tidak sesuai fakta, pemerintah berkewajiban memberikan klarifikasi dan menyampaikan informasi yang benar berdasarkan data,” katanya.
Menurut Bupati, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja, pola komunikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Saya optimistis, dengan komitmen, kolaborasi, dan keterbukaan seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mampu mewujudkan pemerintahan digital yang efektif, efisien, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pada malam harinya, Bupati juga menerima sejumlah kelompok masyarakat di rumah jabatan. Pertemuan tersebut dihadiri antara lain Pendeta Bernard Nunuhitu bersama tim Pusat Pengembangan Anak (PPA) yang menyampaikan kegiatan peringatan Hari Anak, masyarakat Desa Batulilok, masyarakat Desa Mundek, serta sejumlah kelompok masyarakat lainnya.
Dalam berbagai pertemuan tersebut, Bupati berdialog dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan pembangunan desa, pelayanan masyarakat, serta menerima sejumlah usulan dan proposal bantuan yang diajukan sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan.








