Menu

Dark Mode
NV Casino online – przegląd kasyna online i jego funkcji NV Casino online – licencja i wiarygodność kasyna Online Casino Bet-Match a Magyar Piacon – Játékszolgáltatók és Elérhető Kategóriák Real pulga o‘ynash mumkin bo‘lgan onlayn kazinolar O‘zbekistonda Vavada online casino w Polsce – metody płatności Kasino Mostbet v České republice – zákaznická podpora

TAKLALE KLIPING dan REPORTASE

Kejari Rote Ndao Tahan Dua Tersangka Korupsi Proyek UPI 2023, Kajari: “Nomor Antrean Padat”

badge-check

sumber foto : RoteOnlineNews.id Perbesar

sumber foto : RoteOnlineNews.id

DEDEAK-SODAMOLEK.COM-Rote Ndao – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao resmi menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi Unit Pengolahan Ikan (UPI) Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2023. Kasus ini diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp668.625.770.

Dua tersangka tersebut masing-masing adalah JBM, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan AM sebagai pelaksana kegiatan. Penahanan dilakukan usai penyidik menemukan bukti kuat adanya perbuatan melawan hukum dalam pelaksanaan proyek yang seharusnya ditujukan untuk peningkatan fasilitas pengolahan ikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Febrianda Ryendra, S.H., dalam konferensi pers yang digelar di Aula Kejari Rote Ndao, Rabu (27/8/2025) sore, menegaskan bahwa penanganan perkara ini hanyalah awal dari serangkaian kasus lain yang menunggu untuk diungkap.

Nomor antrean padat ini,” ujar Febrianda, menggambarkan banyaknya laporan dan temuan kasus dugaan korupsi lain yang sedang menunggu proses hukum. Menurutnya, dengan keterbatasan jumlah personel, pihaknya harus bekerja ekstra untuk memenuhi tuntutan publik akan penegakan hukum yang tegas.

Ditahan 20 Hari di Lapas Ba’a

Untuk kepentingan penyidikan, JBM dan AM resmi ditahan di Lapas Kelas III Ba’a selama 20 hari, mulai 27 Agustus hingga 15 September 2025. Keduanya dijerat dengan pasal primer Pasal 2 dan subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Kajari menegaskan, Kejaksaan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru sesuai hasil pengembangan penyidikan. “Penanganan perkara ini bagian dari komitmen Kejari Rote Ndao untuk menuntaskan kasus korupsi hingga ke akar-akarnya,” kata Febrianda.

Kasus UPI yang semestinya memberi manfaat bagi peningkatan pengolahan hasil perikanan nelayan, kini justru menyeret pejabat daerah ke meja hijau.

(sumber : RoteOnlineNews.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

NV Casino online – przegląd kasyna online i jego funkcji

10 August 2026 - 23:52 WITA

NV Casino online – licencja i wiarygodność kasyna

10 August 2026 - 23:52 WITA

Online Casino Bet-Match a Magyar Piacon – Játékszolgáltatók és Elérhető Kategóriák

10 August 2026 - 21:24 WITA

Trending TAKLALE KLIPING dan REPORTASE