Menu

Dark Mode
NASIB BURUH HARI INI DERMAGA WAIJARANG DAN AKSI DEMO FORMALEN DI LEMBATA Ketika Otoritas Dosen Menjelma sebagai Intimidasi Fenomena Om Strom: Ketika Warga Menambal Jalan, Anggota Dewan Menambal Narasi Bupati Rote Ndao Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Evaluasi Kinerja hingga Terima Aspirasi Petani Bupati Rote Ndao Sambut Kunjungan Dirjen KSDA dan Anggota DPR RI, Dorong Konservasi dan Penguatan Pertanian

EKONOMI dan BISNIS

Pendapatan Per Kapita Tembus USD 5000, PSI: Kesehatan serta Infrastruktur Pendidikan Harus Terus Dibereskan!

badge-check


					Pendapatan Per Kapita Tembus USD 5000, PSI: Kesehatan serta Infrastruktur Pendidikan Harus Terus Dibereskan! Perbesar

*Rilis Media*
DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI)
——————————————

Jakarta, Kamis, 23 Maret 2023

Pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tentang hubungan antara pendapatan per kapita dengan kondisi anak-anak Indonesia yang mesti pintar harus mendapat perhatian serius.

“Ya memang, kalau anak-anak kita tidak pandai maka pendapatan per kapita susah naik. Sekarang baru mau tembus USD 5000, kapan bisa tembus ke USD 10.000 ? Misalnya infrastruktur SMP yang dari segi jumlah sekolah atau kelasnya saja yang cuma sepertiga dari jumlah SD. Ini sudah tidak sinkron. Setiap tahun pasti ada anak yang dikorbankan untuk tidak melanjutkan pendidikan,” ujar Andre Vincent Wenas, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia merangkap juru bicara bidang ekonomi dalam keterangannya, Kamis, 23 Maret 2023.

Faktor manusia menurut PSI sangat penting, bahkan prioritas. “Faktor manusianya juga, misalnya sekarang Kementerian Kesehatan dapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk menurunkan angka stunting, ini penting sekali bahkan prioritas. Angka stunting di Indonesia tercatat masih berada di angka 21%. Pemerintah punya target angka stunting turun sampai 14% pada tahun 2024,” kata Andre melengkapi.

Membereskan masalah Kesehatan bangsa serta Pendidikan anak-anak Indonesia mesti menjadi prioritas. “Soal stunting (aspek kesehatan) dan pembangunan infrastruktur sekolah (aspek pendidikan) menuntut keseriusan kita. Dari segi distribusi anggaran pendidikan yang 20% itu mesti dengan jujur teralokasikan. Bukan jadi barang bancakan berjamaah, dengan pola distribusi anggaran yang beragam,” kata Andre mengingatkan.

Sedangkan untuk penanggulangan stunting perlu dilihat dari nominalnya. Karena stunting berarti anak-anak Indonesia yang berada di bawah usia 5 tahun itu memiliki intelektualitas di bawah rata-rata.

Lalu soal distribusi pendapatan. “Distribusi pendapatan per kapita juga jadi tantangan pemerataan. Mereka yang rata-rata USD 4.000 itu didampingi mereka yang di bawah rata-rata USD 1.000 ini masih cukup besar. Kondisi ini khan akhirnya menekan ke bawah produktivitas dari masyarakat kita. Artinya, ketika masih banyak anak di Indonesia memiliki tingkat interlektualitasnya di bawah rata-rata maka pendapatan per kapita sulit untuk naik,” kata Andre Vincent Wenas yang Ketua DPP PSI itu lebih jauh.

Pada tahun 2023 Pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan menembus USD 5.000. Pendapatan per kapita Indonesia pada tahun 2021 masih berada pada USD 4.349,5, setelah pada pandemi Covid-19 jatuh ke USD 3.911,7.

—————————————-
*Andre Vincent Wenas*,MM,MBA. Ketua DPP PSI / Juru Bicara bidang Ekonomi
Email: andre.v.wenas@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Inflasi Turun Secara Tahunan Tapi Naik Secara Bulanan, PSI: Efisienkan Ekonomi dengan Membangun Infrastruktur

3 July 2023 - 18:23 WITA

OJK Diminta Segera Jelaskan Duduk Soal Kredit Macet di Bank Mayapada, PSI: Jangan Sampai Terulang Skandal Bank Century

23 June 2023 - 22:31 WITA

PSI Yakin dengan Pasar Keuangan Indonesia di Tengah Ancaman Gagal Bayar Utang AS

23 May 2023 - 19:58 WITA

Trending EKONOMI dan BISNIS